Kisah Legenda Gunung Bromo dan Asal Mula Nama Tengger

Avirista Midaada
Legenda Gunung Bromo di Jawa Timur dan asal mula nama Tengger. (Foto: iNews.id)

Pernikahan Roro Anteng dan Joko Seger begitu bahagia. Tetapi sayangnya mereka tak kunjung diberi keturunan. Mereka kemudian bertapa di gunung dan mendengar bisikan gaib bahwa mereka akan diberikan anak namun dengan syarat anak terakhir harus dikorbankan ke kawah gunung.

Mereka menyanggupi syarat tersebut. Setelah bertahun-tahun kemudian, Joko Seger mendapatkan mimpi untuk menepati janjinya. Dia memiliki 25 anak dan anak terakhirnya adalah Jaka Kesuma. 

Sosok Jaka Kesuma memiliki paras tampan, pintar dan cerdik. Dengan bijaksana Jaka Kesuma menyanggupi permintaan sang ayah demi keluarga dan masyarakat. 

Jaka Kesuma diantar ke kawah Gunung Bromo lalu ia menceburkan diri. Namun sebelum menceburkan diri ia sempat berucap untuk minta diberikan hasil panen terbaik setiap tanggal 14 bulan Kasada.

Nama Gunung Bromo berasal dari kepercayaan umat Hindu di sekitarnya. Masyarakat percaya bahwa Gunung Bromo meninggalkan jejak Dewa Brahma.

Selain itu mereka percaya bahwa Gunung Bromo adalah tempat bersemayam dewa yang melindungi mereka yakni Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Karhutla Gunung Bromo Padam usai 12 Hari Operasi, 1.120 Hektare Lahan Terdampak

9 hari lalu

Karhutla Bromo Makin Kritis, 1.500 Petugas Gabungan dan 3 Helikopter Dikerahkan

9 hari lalu

Karhutla Bromo Merembet ke Seruni Point Probolinggo, Spot Wisata Ditutup

10 hari lalu

Fenomena Godzilla El Nino Perparah Karhutla di Bromo hingga Palangka Raya

11 hari lalu

Hari ke-9 Karhutla Bromo, Satgas Targetkan Pekan Ini Padam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal