Kisah Marietje, Perempuan Indo Pemburu Pria Kaya di Masa Hindia Belanda

Solichan Arif
Marietje van Oordt (1897-1974) perempuan Indo yang tinggal di Surabaya Jawa Timur. (Foto: Repro)

Kasus Marietje merupakan cerminan kisah masyarakat Indo di Hindia Belanda yang bertahan hidup di pinggiran. Ibunya anak haram seorang pengacara yang sejak remaja ditolak keluarga.

Penolakan itu membuatnya bertahan hidup di sebuah kampung. Ayah Marietje yang ditengarai juga seorang Indo tidak begitu dikenal. Karena tak ada yang bersedia merawat, Marietje kecil dititipkan kepada suster Ursulin di Surabaya.

Babak baru hidupnya dimulai setelah pasangan Bronsgeest yang mengadopsi, merawat dan menyekolahkannya. Pada usia 12 tahun, Marietje tinggal sementara di Leger des Heils (Bala Keselamatan) Surabaya karena orang tua asuhnya meninggal dunia.

Marietje melarikan diri pada usia 14 tahun dan terjebak dalam dunia prostitusi dan penipuan di Surabaya. Pada tahun 1915, dia sempat menikah dengan Christiaan Krop, seorang pemangkas rambut di Surabaya dan memiliki seorang putra bernama Chris.

“Pernikahan mereka kandas dan Chris terpaksa tinggal di panti asuhan”. Karena sepak terjangnya, Marietje pada 11 Desember 1917 diadili di persidangan dengan dakwaan melakukan penipuan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Video Perempuan Dihajar di Pinggir Jalan Tuban, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Surabaya, Sopir Terjepit Kabin

57 tahun lalu

Jambret Sadis Tewaskan ASN di Surabaya Ditangkap, Ternyata Komplotan Pasutri

57 tahun lalu

Kebakaran 2 Gudang Mebel di Surabaya, 22 Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Kelangkaan Solar di Surabaya, Pemprov Jatim Tambah Kuota Distribusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal