Kisah Panji Laras, Legenda Rakyat Sampang Madura yang Berdakwah dengan Ayam Jago

Diwan Mohammad Zahri
Makam Panji Laras sosok legenda rakyat Madura di Kampung Madegan, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang. (Foto: MPI/Diwan Mohammad Zahri)

SAMPANG, iNews.id - Panji Laras merupakan sosok legenda rakyat bagi masyarakat Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Makamnya berada di Kampung Madegan, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang.

Dikisahkan, Panji Laras memiliki seekor ayam jago yang tidak terkalahkan. Bahkan setiap kali bertarung selalu membuat musuh terkapar tidak berdaya.

Uniknya ayam jago tersebut dijadikan sebagai media dakwah dalam menyebar ajaran Islam oleh Panji Laras.

Juru kunci Makam Panji Laras, Fauzan menuturkan sosok Panji Laras dulu sangat disegani masyarakat. Dia mengadu ayam jagonya dengan ayam jago milik orang lain. 

Jika lawannya kalah, lawannya akan memeluk Islam.

"Kegemaran sabung ayam sembari menyebarkan agama Islam merupakan hal yang sangat luar biasa," katanya. 

Di luar Kabupaten Sampang juga dikisahkan tentang Panji Laras. Namun yang paling mendekati kebenaran yakni di Madegen, Sampang.

Kisah Panji Laras berawal saat Raja Jayengrono berburu di hutan. Dia tersesat dan tiba-tiba melihat sebuah rumah yang dihuni perempuan dan nenek tua.

Raja terpesona melihat kecantikan perempuan yang bernama Timun Emas alias Centil Kuning. Jayengrono kemudian menikahi Centil Kuning

Beberapa bulan setelah menikah, Jayengrono meminta izin kepada Centil Kuning kembali ke kerajaan untuk mengurus rakyatnya. 

Saat berpamitan, Centil Kuning sedang hamil tiga bulan. Setelah ditunggu beberapa bulan, ternyata raja tersebut tidak kunjung datang. Hingga akhirnya, perempuan itu melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Panji Laras.

Waktu terus berjalan, Panji Laras tumbuh besar. Saat Panji sudah bisa berjalan, tiba-tiba anak tersebut melihat seekor burung elang yang berputar-putar di atas rumahnya sambil mencengkeram sebutir telur. Lalu burung itu turun dan meletakkan telur di dekat Panji.

Panji Laras mengambil telur itu dan menceritakan peristiwa aneh tersebut kepada ibunya. Ibunya lalu mengeramkan telur itu ke lilitan ular. Sebab dia tidak punya ayam untuk dieramkan

Beberapa hari kemudian, menetaslah telur itu menjadi seekor ayam jantan yang diberi nama Cindi Laras. Ayam jantan itu selalu menang saat diadu dengan ayam-ayam jago lainnya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pria di Sampang Nekat Bakar Rumah Orang Tua gegara Tidak Diberi Uang

3 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Sampang, 3 Orang Luka Berat

6 hari lalu

Suara Gemuruh di Lahan Tembakau Sampang Masih Misterius, Tim ESDM Turun Tangan

12 hari lalu

Detik-Detik 3 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Sampang Terekam CCTV

24 hari lalu

Viral Wanita di Sampang Dikeroyok Emak-Emak, Tubuh dan Alat Vital Dilumuri Cabai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal