Kisah Petrus yang Mencekam dan Orang-Orang yang Berebut Hapus Tato

Solichan Arif
Ilustrasi penembakan misterius.(Foto: Ist.)

Kendati demikian, kebanyakan mayat para korban petrus itu diletakkan dalam karung atau glangsing. Biasanya setelah melalui proses penculikan. Hal itu yang melahirkan istilah di masyarakat, mayat yang diglangsing atau dikarungi.

Tercatat selama 1982-1985, jumlah orang-orang terduga gali yang tewas akibat operasi petrus mencapai 5.000-10.000 jiwa. “Konsentrasi terbesarnya berada di Yogyakarta, Jawa Timur dan Jakarta,” tulis Ian Douglas Wilson dalam Politik Jatah Preman.

Pada saat berlangsung petrus, angka kriminalitas kekerasan, utamanya di Yogyakarta, Jawa Timur dan Jakarta menurun drastis. Peristiwa perampokan, penodongan atau penjambretan di jalanan, tidak lagi terjadi.  

Hal itu yang ditengarai yang membuat publik tidak banyak mengecam aksi petrus, meski beberapa kasus terjadi salah sasaran. Di sejumlah kasus, korban petrus hanya seorang pemuda pengangguran yang ketiban sial.

Operasi petrus berakhir pada 1985, lantaran mulai muncul isu terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Pada saat itu pemerintah orde baru tidak banyak menjelaskan soal petrus.

Kepala Kopkamtib Benny Moerdani (LB Moerdani) menyatakan mayat-mayat yang bergelimpangan itu hasil dari perang perebutan wilayah di antara para gali itu sendiri.

Namun Presiden Soeharto dalam biografinya tahun 1989, justru lebih terbuka. Menurut Pak Harto, petrus bertujuan sebagai terapi kejut.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Buronan Polres Puncak Ditangkap, Diduga Terlibat Penembakan Warga di Ilaga

5 hari lalu

Konvoi PT Freeport Indonesia Ditembaki di Mile 60 Tembagapura, 3 Kendaraan Diterjang Peluru

27 hari lalu

Viral Aksi Koboi di Balikpapan, Pengemudi Mobil Tembakan Air Gun ke Kerumunan Warga

27 hari lalu

Tolak Diajak Rujuk, Wanita Tewas Ditembak Mantan Suami di Mesuji

29 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Mobil Korban Diberondong 3 Tembakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal