KKP Segel 144 Ton Udang Vaname Impor di Pabrik PT BMI Lamongan

iNews TV
Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mnyegel udang vaname impor milik PT BMI di Lamongan. (Foto: iNews TV)

LAMONGAN, iNews.idKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyegel sebanyak 144 ton udang vaname impor di gudang penampungan milik PT Bumi Menara Internusa (BMI) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (21/9/2026).

Penyegelan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) lantaran aktivitas impor udang tersebut dinilai memicu persaingan tidak sehat dan meresahkan para petambak lokal. 

Direktur Jenderal PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono menegaskan, produksi udang vaname hasil panen petambak dalam negeri sejatinya sudah sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional. Karena itu, langkah impor yang dilakukan perusahaan dinilai tidak berdasar dan merugikan petambak lokal.

Petugas KKP di lokasi telah memasang garis segel pengawasan resmi serta menerbitkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) guna menelusuri secara menyeluruh rekam jejak impor perusahaan pengolahan hasil perikanan tersebut. 

"Produksi udang vaname petambak dalam negeri sebenarnya sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, sehingga aktivitas impor ini tidak seharusnya dilakukan," kata Dirjen PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono. 

Saat ini, proses penyelidikan tengah berjalan untuk menentukan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh PT BMI, apakah masuk ke dalam kategori sanksi administratif atau ranah tindak pidana perikanan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Curi 44 Kg Udang Vaname di Tambak, 2 Pemuda Asal Bangka Tengah Ditangkap Polisi

6 tahun lalu

Polisi Selidiki Penyebab Pencemaran Lingkungan di Tambak Udang Vaname Trenggalek

4 hari lalu

7 Pekerja Jadi Korban, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Pabrik Bata Ringan di Lamongan

4 hari lalu

Ledakan Pabrik Bata Ringan di Lamongan, 1 Pekerja Tewas dan 6 Luka Bakar

27 hari lalu

Gadis di Lamongan Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung selama Bertahun-tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal