Krisis Air Bersih Landa Lumajang, 14.809 Warga dari 12 Kecamatan Terdampak

Tim iNews
Krisis air bersih Lumajang berdampak pada 14.809 warga yang tersebar di 12 desa dan empat kecamatan. (Foto: ist)

Kondisi itu membuat warga di sejumlah wilayah membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Pemkab Lumajang sebelumnya menetapkan masa tanggap darurat kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran hutan selama 90 hari. Status tersebut berlaku mulai 10 Juli hingga 7 Oktober 2026.

BPBD juga memetakan 19 desa di enam kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan. Pemetaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Sementara itu, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan pada September hingga November 2026 masih berada dalam kategori rendah.

Dengan kondisi tersebut, kebutuhan distribusi air bersih diperkirakan masih berlanjut di sejumlah wilayah Lumajang. BPBD akan menyesuaikan penyaluran bantuan berdasarkan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 hari lalu

PMI Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Depok Terdampak Kekeringan

17 hari lalu

Partai Perindo Sikka Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Du yang Terdampak Gempa

23 hari lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

24 hari lalu

3 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Saling Serobot Bantuan Air Bersih

26 hari lalu

Kekeringan di Majalengka, Warga Desa Kulur Berebut Bantuan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal