"Ada kebakaran disertai ledakan. Yang terbakar ini warung Madura," ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya membantu sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dan 15 personel dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Petugas menghadapi kondisi sulit saat melakukan pemadaman karena asap pekat memenuhi bagian dalam bangunan. Alat bantu pernapasan digunakan agar petugas dapat masuk dan melakukan proses pencarian serta evakuasi.
Di tengah proses tersebut, petugas menemukan dua pegawai toko menjadi korban. Salah satunya mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan, dan sebagian tubuh.
Korban luka diduga sempat berusaha menyelamatkan rekannya yang berada di lantai dua. Namun, seorang pegawai lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam bak mandi.