Kurangi Volume Sampah, Warga Surabaya Manfaatkan Maggot untuk Olah Sampah Organik

Aan Haryono
DLH Kota Surabaya menggelar penyuluhan pengolahan sampah dengan maggot (Aan Haryono/MNC Portal)

Sementara itu, Koordinator Komunitas Nol Sampah Wawan Some menjelaskan, penyumbang sampah terbanyak di Kota Surabaya adalah sampah rumah tangga, yakni 70 persen sampah datang ke TPA Benowo setiap harinya. Jika dilihat dari komposisinya, sebanyak 50 persen sampah rumah tangga berasal dari sampah sisa makanan.

“Maka, salah satu metode untuk pengelolaan sampah sisa makanan adalah dengan maggot BSF (Black Soldier Fly). Melalui pelatihan ini, warga akan paham pengolahannya seperti apa. Minimal ada penyelesaian sampah di tingkat rumah tangga atau di tingkat kampung yang bisa mengurangi sampah sisa makanan masuk ke TPA Benowo,” kata Wawan.

Dia melanjutkan, pihaknya bersama DLH Kota Surabaya akan terus memberikan pendampingan edukasi pengolahan sampah organik menggunakan maggot. Terutama pada kampung binaan Pemkot Surabaya atau Kampung Zero Waste.

"Karena Kota Surabaya sudah membagikan 150 rak maggot dan sudah berjalan hingga saat ini," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Update Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan dan 16 Kendaraan Rusak

2 hari lalu

Kesaksian Warga saat Ledakan Pakuwon City Surabaya, Pintu Bergetar Dikira Gempa

16 hari lalu

27 Truk Berhenti Beroperasi, Warga Gowa Keluhkan Tumpukan Sampah dan Bau Menyengat

1 bulan lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

2 bulan lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal