Namun, Dewi Kili Suci tidak ingin menerima lamaran dari kedua raja tersebut. Akhirnya sang putri membuat sayembara yang amat sulit dikerjakan oleh manusia biasa agar kedua raja ini gagal dalam perlombaan.
Dewi Kili Suci meminta kedua pria itu untuk membangun dua sumur di atas puncak Gunung Kelud dalam waktu satu malam sebelum fajar terbit. Sumur yang dibuat harus berbau amis dan satunya lagi berbau harum.
Berbekal kesaktian yang dimiliki, Mahesa Suro dan Lembu Suro menyanggupi permintaan dari Dewi Kili Suci. Mereka mulai membuat sumur tersebut dari malam hingga pagi sebelum waktu yang telah ditentukan oleh Putri Dewi Kilisuci.
Mereka berhasil menyelesaikan kedua sumur dan memenangkan sayembara tersebut. Namun, Dewi Kili Suci masih tidak ingin menerima lamaran dari kedua raja ini. Sang putri kemudian mengajukan satu permintaan lagi, yaitu keduanya harus masuk kedalam sumur untuk membuktikan sumur tersebut benar-benar berbau amis dan berbau wangi.
Dipicu rasa sangat ingin menikah dengan Dewi Kilisuci, Mahesa Suro dan Lembu Suro akhirnya masuk ke dalam sumur yang sangat dalam tersebut. Setelah kedua pria itu masuk ke dalam sumur, Dewi Kilisuci memerintahkan para Jenggala untuk menimbun lubang itu dengan batu.