Mahasiswa Asal Probolinggo Jadi Korban Tabrak Lari di China, Pelaku Beri Santunan Rp1,8 Miliar

Antara
Jenazah Muhammad Rendra Sampurna Wijayadi (21), telah dimakamkan di lokasi permakaman Islam di Xianyang, Provinsi Shaanxi, China. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Hatim dalam percakapan telepon dengan Atdikbud itu menyatakan akan menggunakan sebagian uang santunan tersebut untuk membangun musala di lingkungan sekitar PP Mambaul Ulum, Paiton. Rendra diketahui menimba ilmu agama di sana sebelum melanjutkan pendidikan sarjananya di wilayah barat China itu.

"Saya sudah berembuk sama istri, rencana mau dibuatkan musala di pondoknya Rendra," tutur Hatim yang dalam telepon itu didampingi ibunda korban, Ismaimunah.

Kasus kematian warga negara asing di Kota Xianyang merupakan yang pertama kali dalam 40 tahun terakhir. Karena rumitnya proses pengiriman jenazah dari Xianyang ke Paiton di tengah pandemi Covid-19, pihak keluarga akhirnya mengikhlaskan korban dimakamkan secara Islami di Xianyang.

Pengurus masjid di Xianyang bersedia memberikan lahan permakamannya karena juga mengenali korban yang rajin beribadah di masjid tersebut. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Tabrak Lari Tewaskan Pemotor di Ngawi Terungkap, Sopir Truk Ditangkap

15 hari lalu

Mahasiswi di Ngawi Tewas Terlindas Truk Boks di Sidoarjo, Jadi Korban Tabrak Lari

25 hari lalu

Tersangka Tabrak Lari Terhadap Aiptu Asep hingga Tewas di Bandung Diduga Mabuk Saat Nyetir

25 hari lalu

Polisi Ungkap Tabrak Lari Tewaskan Aiptu Asep di Bandung, Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

2 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal