Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Perketat Pengawasan Dana Otsus Papua Imbas Dugaan Penyelewengan

Rahmat Ilyasan
Caption: Menko Polhukam Mahfud MD seusai pertemuan dengan 30 rektor di Jatim, Kamis (22/9/2022) malam. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

"Sehingga yang 1,25 persen pilihan-pilihan proyek dan programnya dibicarakan dengan pusat, diawasi dengan ketat. Kalau satu persen pilihan-pilihan programnya silakan daerah tapi tetap harus dipertanggungjawabkan sesuai hukum keuangan negara," ucap Mahfud.

Sebelumnya, Mahfud MD mengaku prihatin dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. Dia menyebut pemerintah telah menggelontorkan dana otonomi khusus (otsus) terhadap Papua sebesar Rp500 triliun lebih selama Lukas menjabat gubernur namun masyarakatnya tetap miskin.

Bahkan dia menyoroti kebiasan para kepala daerah di Bumi Cenderawasih yang kerap menghambur-hamburkan uang saat masyarakatnya kurang sejahtera.

"Sejak zaman Lukas Enembe, dana ostus Rp500 triliun lebih tak jadi apa-apa juga. Rakyatnya miskin, pejabatnya foya-foya," tegas Mahfud di Surabaya, Jumat (23/9/2022).

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Politikus Partai Demokrat tersebut diduga terjerat sejumlah dugaan kasus korupsi.

Di antaranya, terkait penerimaan suap dan gratifikasi proyek di daerah Papua. Sayangnya, KPK belum membeberkan secara detail konstruksi perkara yang menjerat Lukas Enembe.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

9 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

15 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

17 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

22 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal