Makin Tingginya Jumlah Penambahan Pasien Covid-19 Jatim, Ini Kata Ahli Epidemiologi UB

Okezone.com
Avirista Midaada
Ilustrasi rapid test. (Foto: Istimewa)

"Kalau ada masyarakat yang keluar tidak pakai masker ya jangan hanya terus dikasih masker. Kalau begitu ya susah. Orang malah meremehkan tidak pakai masker,” katanya.

Menurutnya, perlu denda yang cocok. Nominal denda tidak harus jutaan tapi misal Rp100.000.

"Orang itu sudah mikir atau denda lain yang buat orang jera. Tapi itu harus ada regulasi dan tegas ditegakkan,” katanya.

Sementara faktor kedua yakni banyaknya pelacakan dan pengetesan kepada orang-orang yang terduga kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya. Justru kalau hasilnya rendah, mengindikasikan minimnya daya tampung laboratorium atau memang rendahnya kasus positif.

“Misalnya PDP (pasien dalam pengawasan) banyak, jumlah yang diperiksa banyak, tapi yang diperiksa spesimennya sedikit, terus kemampuan laboratorium tidak sesuai ya hasilnya sedikit. Kan untuk memeriksa butuh kemampuan laboratorium, butuh reagen, dan sebagainya,” katanya.

Sebagai informasi di Jatim terjadi penambahan 418 kasus positif corona pada hari Kamis malam 9 Juli 2020. Total hingga Jumat pagi terdapat 15.466 kasus positif corona. Rinciannya 8.149 orang menjalani perawatan, 1.166 meninggal dunia, dan 5.813 orang sembuh.

Sementara jumlah PDP corona di Jatim mencapai 12.091 orang, 4.668 orang dalam pengawasan, 5.949 selesai diawasi, dan 1.465 PDP dinyatakan meninggal dunia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

2 bulan lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

7 bulan lalu

Lamongan Gempar! Ayah Pukul Anak Kandung Pakai Tabung LPG saat Tidur hingga Tewas

7 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

7 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal