Sang suami, Slamet mengaku bertemu dengan Laura pada 2014 lalu di sebuah pantai di Pulau Bali. “Waktu itu pas malam tahun baru. Saya bertemu Laura dan berkenalan. Setelah itu berpacaran,” kata Slamet.
Pernikahan Slamet Mulyono dan Laura itu viral setelah video pernikahannya beredar di sejumlah grup whatsApp dan media sosial.
Dalam rekaman video itu, kedua mempelai mengenakan pakaian sederhana. Pengantin pria mengenakan jas hitam dan berpeci, sementara pengantin wanita mengenakan kebaya putih.
Pada rekaman video itu, Slamet dan Laura dinikahkan secara Islami oleh penghulu kantor urusan Kagama setempat. Ijab-kabul berlangsung di musholah Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Prosesi akad nikah itu disaksikan kedua orang tua laura yang datang dari Finlandia. Sementara Slamet didamping kerluarga serta disaksikan warga masyarakat sekitar. Dengan mas kawin uang tunai Rp300.000, pasangan lintas negara inipun resmi menjadi suami-istri.
Laura, terlihat membaca basmalah, dilanjutkan dengan surat pernyataan penyerahan wali nikah kepada penghulu. Sementara mempelai pria Slamet Mulyono, berkali-kali tersenyum bahagia.