Minta Maaf, Edward Tannur Ayah Penganiaya Pacar hingga Tewas Janji Tak Intervensi Proses Hukum

Ihya Ulumuddin
Ayah tersangka penganiayaan pacar hingga tewas, Edward Tannur. (istimewa).

Sebagai orang tua dia hanya ingin memberikan dukungan moril agar anaknya tetap tegar dalam menghadapi masalah. Sebab, baginya seseorang yang berbuat harus berani pula bertanggung jawab. 

"Umurnya sudah 31 tahun. Saya pikir apa yang dilakukan dia harus bisa mempertanggungjawabkan, baik di mata hukum, baik dalam proses hukum, maupun di mata Tuhan di akhirat nanti," katanya. 

Lebih lanjut, Edward sebagai orang tua, beserta segenap keluarganya, mengaku akan menjalani dan menerima dengan ikhlas seberat apa pun putusan hukuman yang akan dijatuhkan penegak hukum terhadap putranya.

Diketahui, perempuan di Surabaya Dini Sera Afriyanti (28) tewas dianiaya pacarnya, Gregorius Ronald Tannur, usai dugem di blackhole KTV Surabaya. Selain kepalanya dipukul dengan botol, korban juga ditendang dan dilindas dengan mobil hingga meninggal dunia. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

14 hari lalu

Kasus Dokter Spesialis Aniaya Perawat di Cirebon Naik Penyidikan, 5 Orang Diperiksa

15 hari lalu

Dokter Spesialis di Cirebon Diduga Aniaya Perawat karena Cemburu Korban Punya Pacar Baru

15 hari lalu

2 Bocah di Karawang Diduga Aniaya Balita 3 Tahun hingga Masuk Rumah Sakit

15 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal