Mudik Lebaran, Ribuan Santri di Jombang Padati Stasiun Kereta Api

Mukhtar Bagus
Para santri menunggu kereta tiba di Stasiun Kereta Api Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/6/2018). (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id – Meskipun arus mudik Lebaran belum dimulai di berbagai daerah, kondisi berbeda terlihat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim). Di daerah yang dikenal sebagai kota santri, puncak arus mudik dengan kereta api justru terjadi hari ini, Sabtu (2/6/2018).

Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Jombang memadati stasiun kereta api. Bahkan, mereka menyewa gerbong-gerbong kereta api ke berbagai tujuan seperti Yogyakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Jakarta, agar bisa mudik beramai-ramai.

Dari pantauan iNews, antrean para santri memanjang mulai dari dalam stasiun hingga tepi jalan raya. Sejumlah pondok pesantren besar di Kabupaten Jombang memang mulai meliburkan santrinya hari ini, seperti Pondok Pesantren Tebu Ireng, Pondok Pesantren Wali Songo, Pondok Pesantren Tambak Beras.

Bagi para santri, suasana mudik beramai-ramai bersama menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu karena dinilai memberikan pengalaman seru. Mereka bisa menikmati perjalanan bersama-sama hingga ke tujuan.

“Kami ramai-ramai mudik dari berbagai pondok pesantren di Jombang. Kami booking satu gerbong. Kami mudik karena memang sudah waktunya juga, setelah menerima raport,” kata santriwati, Nur Faizah. 

Sementara Kepala Stasiun Kereta Api Jombang Sutrisno mengatakan, agar bisa mudik bareng seperti hari ini, para santri menyewa atau memborong gerbong-gerbong kereta api yang ada. Seperti Kereta Api Gaya Baru tujuan Jakarta, Kereta Api Pasundan jurusan Bandung, Kereta Api Sri Tanjung tujuan Yogyakarta, dan masih banyak lagi.

Para santri sudah mulai ramai mudik sejak Kamis (31/5/2018) lalu. Namun, arus mudik tertinggi dimulai hari ini dan diperkirakan masih tetap tinggi hingga Senin mendatang. Sebab, masa liburan sejumlah pondok pesantren di Jombang juga ada yang berbeda-beda.

“Dalam minggu depan, satu minggu juga sepertinya arus mudik lewat kereta api merata tinggi karena liburnya panjang. Selain itu, posisi hari libur antarpondok ada yang berbeda-beda. Mungkin ada juga santri yang pulangnya mundur sehari atau dua hari karena ini libur panjang,” paparnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
15 hari lalu

Santri dan Ulama Demo di DPRD Cianjur, Desak Buat Perda Larangan LGBT

1 bulan lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

1 bulan lalu

LPA Mataram Buka Suara soal Santri Korban Pembakaran Dicegat Temui Densu di Jakarta

1 bulan lalu

Viral Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Dicegat Temui Densu di Jakarta

1 bulan lalu

Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Siap All Out

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal