Salah satu karyawan pabrik, Rahayu mengatakan, api sudah terlihat membesar saat para pekerja tiba di lokasi pukul 06.00 WIB.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi menyampaikan, menerima laporan kebakaran pukul 05.00 WIB. Petugas kemudian langsung mendatangi lokasi untuk membantu pengamanan dan proses pemadaman.
Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak tujuh kendaraan pemadam dikerahkan. Armada tersebut terdiri atas enam mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan water cannon milik Pusdik Brimob.
"Untuk memadamkan api, sebanyak 7 mobil pemadam terdiri dari 6 PMK dan 1 water canon Pusdik Brimob dikerahkan untuk proses pemadaman api," ujar Kompol Heru Purwandi.
Menurutnya, kebakaran diduga berawal dari material kayu yang berada di bagian boiler sebelum merembet ke ruang produksi. Tidak ada pekerja yang diperbolehkan masuk ke dalam pabrik selama proses pemadaman berlangsung.
Hingga kini, petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Penyebab pasti kebakaran dan total kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam pendataan.