"Membakar kasur tetangga sebelah rumah. Untung bisa dipadamkan tanpa membakar satu rumah, tidak ada yang tidur," katanya.
Sementara itu, bekas tetangga korban, Aji Mustakim, menyebut keseharian Sugeng memang pendiam, tapi mudah marah dan terkesan sombong.
"Terlihat sombong, kesehariannya tertutup sama seperti keluarganya. Tapi orangnya kreatif pintar bikin tulisan, ukiran, dan pigura," katanya.