Pelaku Sebut Korban Mutilasi di Blitar Kerap Minta Imbalan Uang

Ihya Ulumuddin
Dua pelaku pembunuhan dan mutilasi tenaga honorer di SD Negeri di Blitar ditahan di Mapolda Jatim. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

Kendati demikian, kasus terjadinya pembunuhan ini bukan karena faktor asmara tersebut. Tetapi lebih karena imbalan Rp100.000 yang tidak diberikan oleh pelaku. “Bukan binis. Sebab, mereka ini saling suka. Ya, istilahnya matre,” katanya.

Setiap kali berhubungan, korban lebih sering berperan sebagai laki-laki. "Kalau dengan AS, korban jadi laki-lakinya. Tetapi, menurut keterangan saksi lain, kadang dia (korban) juga jadi perempuannya. Apa saja bisa,” katanya.

Sementara itu, polisi masih terus mendalami ada tidaknya unsur perencanaan dalam kasus pembunuhan ini. Hal itu menjadi penting untuk menentukan pasal yang akan dijeratkan kepada para pelaku.

“Kalau berdasarkan keterangan pelaku, pembunuhan ini spontan, bukan berencana. Tetapi, ini masih kami dalami. Misalnya, apakah kedatangan korban ke warung (TKP pembunuhan) karena kemauan sendiri atau atas permintaan pelaku. Semua masih dikaji,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
7 jam lalu

TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom

9 jam lalu

Pria di Muaro Jambi Tewas Tergantung di Pohon, Hasil Autopsi Diduga Korban Pembunuhan

17 jam lalu

Kerugian Arisan Meow hingga Miliaran Rupiah, 8 Korban Kembali Lapor ke Polda Jatim

2 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

2 hari lalu

Sopir Taksi Online di Sumedang Sempat Video Call dengan Anak sebelum Ditemukan Tewas Terkubur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal