Pembiayaan Ultra Mikro, Bangkitkan Republik Rombeng yang Nyaris Mati

Ihya Ulumuddin
Rachmat Hidayat (49) dan bisnis usaha barang rongsokan dengan nama brand 'Republik Rombeng' yang kembali bangkit berkat pembiayaan ultra mikro (UMi) Pegadaian. (Foto: iNews/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Bisnis kertas bekas yang dirintis Rachmat Hidayat (49) terus berkembang. Sempat nyaris mati dan gulung tikar, usaha barang rongsokan dengan nama brand 'Republik Rombeng' itu kembali bangkit berkat pembiayaan ultra mikro (UMi) Pegadaian.

Tumpukan kertas bekas menggunung di gudang rongsokan milik Hidayat di kawasan Taman, Sidoarjo. Buku, majalah, koran hingga kertas HVS bercampur tak beraturan memenuhi gudang di belakang rumah.

Beragam jenis kertas dengan berbagai ukuran itu baru saja dikirim para pelanggan. Kertas-kertas itu menunggu dipilah sebelum akhirnya dikirim ke pabrik.

"Kalau langsung dikirim, pabrik enggak mau nerima. Harus dipilah dulu sesuai jenisnya," kata laki-laki yang akrab disapa Dayat kepada iNews.id, Kamis (28/3/224).

Sudah ada dua karyawan yang bertugas mengurus sampah kertas tersebut. Merekalah yang akan memilah, menimbang, lalu mengikatnya dengan rapi agar mudah diangkut menuju pabrik.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tabrak Mobil Boks, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Truk Kontainer di Sidoarjo

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Sidoarjo, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Truk Mebel Terbakar di SPBU Sedati Gede Sidoarjo, Warga dan Pengendara Panik

57 tahun lalu

Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Ribuan Buruh Sidoarjo Gelar Aksi May Day, Konvoi ke Kantor Gubernur Jatim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal