Pemkab Malang Tunggu Aturan Detail Pelepasan Masker di Tempat Terbuka

Avirista Midaada
Bupati Malang Sanusi (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

"Nunggu (pemerintah pusat), bupati ini kan hanya menjalankan perintah atasan, dan semua yang dilaksanakan bupati harus ada cantolan di atasnya, kalau nanti instruksi pusat ada langsung kita teruskan ke bawah," tutur dia. 

"Nanti, nunggu regulasinya dulu. belum ada petunjuknya, regulasi dari Kemendagri belum ada, kita acuannya adalah Inmendagri yang pengaturan PPKM itu," tutur politisi PDI Perjuangan ini. 

Meski demikian ia meminta masyarakat agar sadar diri untuk menghindari penularan boleh tetap menggunakan masker, terutama di ruang-ruang publik yang banyak terdapat orang. 

"(Di ruang publik pakai masker) sementara begitu. Untuk menghindari saja. Tapi kalau pun nggak pakai, selama tidak ada orang yang tertular, tidak akan menularkan," ujarnya.

Sejauh ini diakui di Kabupaten Malang kasus Covid-19 memang cukup terkendali. Dari segi kasus disebut Sanusi, rata - rata penambahannya hanya satu sampai dua kasus Covid-19. 

"Kalau dari sisi penyebaran, kita itu per hari antara 1-2. jadi tingkat kasus baru antara 1 dan 2, hari naik lagi, kemarin 2 sekarang 4. besok mungkin abis, sekarang cuma tambah 2, dengan kemarin 2, jadi kasus aktif 4. Jadi dimungkinkan untuk daerah yang tidak ada terpapar Covid-19, mungkin nanti bisa lepas masker secara bertahap," katanya. n

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Bandung, Sekolah Wajibkan Siswa Pakai Masker

1 bulan lalu

Dampak Hujan Abu Vulkanik, Apotek di Bandar Lampung Kehabisan Stok Masker

1 bulan lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jabar, BPBD Imbau Warga Pakai Masker

1 bulan lalu

Kabut Asap Selimuti Bukittinggi, Sekolah Wajibkan Siswa dan Guru Gunakan Masker

2 bulan lalu

Hujan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Meluas, Pemkab Lamsel Bagikan 4.500 Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal