Pemprov Jatim Genjot Perluasan Lahan Tanam Bawang Putih untuk Capai Swasembada

Antara
Ilustrasi bawang putih. (Foto: iNews/ Tata Rahmanta)

"Tingkat konsumsi masyarakat di Jatim untuk komoditas bawang putih masih cukup tinggi, mencapai 62.880 ton, artinya masih defisit 55.927 ton," katanya.

Hadi mengakui, produksi bawang putih lokal, diakui masih belum maksimal. Hal ini karena konsumen lebih menyukai bawang putih impor yang memiliki ukuran lebih besar.

Selain itu, dari sisi harga, bawang putih impor hanya sekitar Rp15.000 per kilogram, sementara bawang putih lokal mencapai Rp50.000 per kilogram. Mahalnya bawang putih lokal ini karena harga benihnya juga mahal mencapai Rp65.000 per kilogram, sementara ketersediaan benih juga terbatas.

"Bawang putih ini juga merupakan tanaman subtropis sehingga dibutuhkan kondisi agroklimat khusus dan jadwal tanam yang tepat agar produktivitas optimal," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
10 jam lalu

Nekat Curi Motor di Gudang Zeni Tempur TNI AD Surabaya, 1 Pelaku Ditangkap 1 Diburu

6 hari lalu

Update Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan dan 16 Kendaraan Rusak

6 hari lalu

Kesaksian Warga saat Ledakan Pakuwon City Surabaya, Pintu Bergetar Dikira Gempa

21 hari lalu

Tragis! Bakar Ranting dan Dahan Kering di Lahan, Lansia di Cirebon Tewas Dilalap Api

2 bulan lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal