Penjualan Pertamax di Malang Raya Turun hingga 20 Persen di Tengah Isu Pengoplosan

Avirista Midaada
Masyarakat saat mengisi BBM di SPBU Pertamina di Malang. (Foto: Avirista Midaada/MPI)

"Untuk SPBU yang dekat-dekat pesaing terutama itu cukup tinggi, bisa 20 persen. SPBU di kabupaten yang tidak ada pesaingnya itu di angka 3 sampai 5 persen," katanya.

Meski demikian, dia mengaku tak mau ambil pusing dan menyerahkan kasus itu ke Pertamina pusat. Termasuk bila ada komplain dari masyarakat mengenai dampak pengoplosan BBM yang muncul.

Pihaknya memilih untuk menjaga kualitas dan pengontrolan BBM pertamax dan BBM lain di wilayah Malang raya.

"Jadi fokusnya kami di lapangan menjaga jaminan kualitas dan kuantitas SOP harian yang dilaksanakan selama ini tetap dijalankan dengan baik. Dijaga dengan menunjukkan proses SOP QQ quality and qontrol kualitas dan kuantitas, yang selama ini telah dijalankan itu bisa berjalan dengan baik, untuk menjamin dan meningkatkan lagi kepercayaan masyarakat," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
25 hari lalu

Dicap Londo Ireng, Wartawan Malang Raya Demo Protes Pernyataan Presiden

27 hari lalu

Bahaya Gas Oplosan LPG 3 Kg ke Tabung Portable, Ini Alasannya

1 bulan lalu

BBM Langka di Sejumlah SPBU Medan dan Deli Serdang, Antrean Kendaraan Mengular

1 bulan lalu

Pencuri BBM di Gowa Bawa Sajam Mengamuk saat Akan Ditangkap, Polisi Lepaskan Tembakan

2 bulan lalu

Viral di Sampang! Antrean Panjang BBM Berujung Ricuh, Dipicu Sikap Petugas SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal