Penuh Drama, Pengasingan Pangeran Diponegoro ke Manado Serupa Napoleon Bonaparte

Solichan Arif
Foto : lukisan penangkapan Diponegoro (foto repro)

Tanggal 14 Mei 1830, badai dahsyat yang melintasi Gunung Muria di Jepara, tiba-tiba mengarah ke laut. Peristiwa alam yang membuat panik itu berlangsung pada pukul dua dini hari.

"Diponegoro tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya dan berteriak-teriak memanggil saya agar datang menghampiri, (memerintahkan agar) komandan kapal korvet seharusnya segera membuang jangkar," tulis Knoerle.

Keesokan harinya, kapal berada di kawasan perairan dekat Lasem. Udara panas menyengat. Namun laut sangat tenang. Knoerle mencatat: pemandangan pantai Laut Jawa telah mengiris-iris hati Pangeran Diponegoro.

Selama perjalanan menuju Manado, Diponegoro dan Knoerle melakukan percakapan yang cukup intens. Dia kerap mengundang Knoerle sarapan pagi di meja makannya.

Mengajak perwira berdarah Jerman tersebut menyantap menu nasi, kentang dan sambal, lalu mengudap biskuit sembari menikmati teh hitam. Mereka melakukan semuanya dengan duduk-duduk di atas tikar jerami yang lebar.  

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal