Penyekatan Suramadu Picu Polemik, La Nyalla Minta Pemda Pakai Pendekatan Persuasif

Ihya Ulumuddin
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Istimewa)

"Betul masalah kesehatan memang harus menjadi prioritas dalam kondisi pandemi ini. Tapi, pemda juga harus melihat unsur social culture dalam menghadapi masyarakat. Warga Bangkalan merasa didiskriminasikan karena dengan kebijakan tersebut seolah-olah menegaskan warga Bangkalan akan membawa virus kepada warga Surabaya," kata La Nyalla.

“Makanya penting sekali kita melihat persoalan dari kaca mata yang lebih luas. Kuncinya adalah sosialisasi yang baik, cara mengedukasi yang tepat, dan gunakan pendekatan persuasi,” kata mantan Ketua Umum PSSI itu.

La Nyalla pun meminta agar polemik penyekatan Suramadu dijadikan pelajaran, khususnya untuk pemda-pemda lain. Kebijakan mengenai penanganan Covid-19 di masing-masing daerah dinilai akan berbeda karena perbedaan culture dan kebiasaan masyarakatnya.

“Kita harus menyadari mengenai bahaya penyebaran Covid-19 yang semakin besar, namun juga penyelesaiannya
diharapkan harus memperhatikan aspek-aspek lain agar tidak menimbulkan masalah-masalah lain,” kata La Nyalla.

Diketahui, pemda di Jatim per hari Senin (21/6/2021),  sebenarnya sudah melonggarkan penyekatan Suramadu. Sebab, pemda memberlalukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga yang melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Bandara Juanda Diduga Hamil, Ini Penjelasan Tim Forensik

57 tahun lalu

Mencekam! Puting Beliung Mengamuk di Persawahan Bangkalan, Tanaman hingga Gubuk Rusak

57 tahun lalu

Kebakaran Gudang Bahan Bangunan di Bangkalan, Diduga akibat Tinner Tersambar Bara Rokok

57 tahun lalu

Pengemudi Salah Injak Pedal Gas, Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan

57 tahun lalu

Pilu! Pria di Bangkalan Meninggal di Parkiran Pasar Saat Tunggu Istri Belanja 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal