Penyelundupan 633 Burung dan Kura-Kura dari Makassar Digagalkan di Surabaya

Ali Masduki
Barang bukti ratusan satwa ilegal saat diamankan di Kantor BBKP Juanda, Selasa (2/3/2021). (Foto: SINDONews/Ali Masduki)

SURABAYA, iNews.id - Penyelundupan ratusan burung dan kura-kura asal Makassar digagalkan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Surabaya di Pelabuhan Tanjung Perak. Satwa tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan dari daerah asal.

Keberhasilan penggagalan tersebut berkat merupakan kerja sama antara Karantina Pertanian Surabaya wilayah kerja Tanjung Perak bersama Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak .

Penanggungjawab Wilker Tanjung Perak Tetty Maria mengatakan, penggagalan bermula dari informasi masyarakat. Kemudian ditindaklanjuti dengan menyisir setiap sudut kapal. Termasuk semua alat angkut berupa truk diperiksa pejabat karantina dan polisi. Akhirnya ditemukan ratusan burung dan kura-kura dalam truk di kapal KM Dharma Rucitra dari Makassar.

“Modus yang dilakukan tetap sama yaitu 633 ekor satwa tersebut dikemas dalam keranjang plastik dan kandang kawat. Lalu disembunyikan dibelakang kursi sopir serta di atas kepala truk. Alat angkut yang digunakan sejumlah tiga truk,“ katanya, Selasa (2/3/2021).

Berdasarkan data otomasi perkarantinaan IQfast, penggagalan pemasukan satwa tanpa dokumen/illegal melalui pelabuhan Tanjung Perak selama bulan Januari-Februari 2021 sebanyak 9 (sembilan) kali. Satu kasus merupakan limpahan dari Polairud. Total satwa yang diamankan selama periode tersebut sejumlah 1.629 ekor, berasal dari Ende, Banjarmasin dan Makassar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Polisi Ungkap Motif Dendam di Balik Pencurian Motor di Gudang Zeni Tempur TNI AD Surabaya

9 hari lalu

Sempat Viral, Gerandong Todong Mahasiswi Pakai Pisau di Kos Makassar Ditangkap

9 hari lalu

Nekat Curi Motor di Gudang Zeni Tempur TNI AD Surabaya, 1 Pelaku Ditangkap 1 Diburu

14 hari lalu

Update Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan dan 16 Kendaraan Rusak

14 hari lalu

Kesaksian Warga saat Ledakan Pakuwon City Surabaya, Pintu Bergetar Dikira Gempa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal