Penyerangan Polsek Wonokromo Surabaya, Keluarga Tak Menyangka Aksi Pelaku

Abdul Rahem
Keluarga Imam Mustofa, terduga pelaku penyerangan terhadap polisi di Polsek Wonokromo saat ditemui wartawan. (Foto: iNews/Abdul Rahem).

Selain itu ketika pulang, Imam juga tampak jarang bersosialisasi. Dia lebih sering mengurung diri di dalam rumah saja. Namun pihak keluarga tak ambil pusing, karena sifat pemuda tersebut memang pemalu, jadi tidak ada yang aneh dengannya.

Belum lagi, istrinya tiba-tiba memakai cadar. Di satu sisi, kata dia, pihak keluarga menilai wajar, bahkan salut dengan keinginan istri Imam.

"Kami menganggapnya itu bagus. Tapi memang sebelumnya tidak pakai cadar, satu tahun terakhir ini saja dia berubah cara berpakaiannya," katanya.

Ibrahim dan keluarga kaget ternyata keponakannya itu berani berbuat teror. Dia tak tahu banyak mengenai keseharian Imam dan keluarganya selama berada di Surabaya, apalagi dia juga membawa anaknya ikut bersamanya ke kota tersebut.

"Anaknya juga dibawa ke Surabaya. Katanya tidak mau membebani orang tua," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Dugaan Teror di Rumah Sopir Botok Pati, Hasil Forensik Ungkap Fakta Mengejutkan

2 bulan lalu

Rumah Sopir Botok AMPB Diduga Ditembaki OTK hingga Kaca Pecah, Polisi Turun Tangan

2 bulan lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

2 bulan lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

3 bulan lalu

9 Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan Ditangkap, 4 Orang Masih Diburu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal