Perjuangan Kiai Amin Wujudkan Kemandirian Ekonomi Para Santri 

Ihya Ulumuddin
Kiai Amin bersama para santri dan keluarga di sawah. (Fathul Ulum).

Mereka tidak memiliki sekolah formal, sehingga lulusan pesantren kesulitan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi negeri, apalagi mendapatkan pekerjaan layak karena tidak memiliki ijazah formal. 

Bagi Kiai Amin, alasan masyarakat tersebut sangatlah manusiawi. Sebab, pada akhirnya, begitu santri lulus akan kembali ke masyarakat, berkeluarga dan menghadapi kehidupan nyata. 

“Masyarakat menganggap pesantren tidak prospektif di dunia ekonomi,” katanya. 

Karena beberapa pondok pesantren salaf akhirnya mendirikan sekolah formal untuk menjawab keraguan masyarakat. Pondok-pondok itu antara lain, Ponpes Lirboyo Kediri, Ponpes Ploso dan beberapa pesantren besar lainnya. 

Kendati demikian, Kiai Amin tidak mengikuti langkah pondok-pondok besar tersebut. Sebab, dia khawatir, begitu membuka sekolah formal, maka pendidikan agama (diniyah) yang menjadi ruh dunia pesantren akan terkalahkan. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
19 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

1 bulan lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

1 bulan lalu

Kebakaran Pesantren Al Falakiyah Bogor, Puluhan Santri Sesak Napas Dilarikan ke RS

1 bulan lalu

Kasus Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Periksa Pengelola SPPG Kalitengah

1 bulan lalu

Kronologi 200 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan usai Santap MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal