Petani Cabai Jember Merugi di Tengah Kenaikan Harga Jelang Nataru

Bambang Sugiarto
Petani cabai di Jember mengaku merugi karena hasil panen mereka dihargai rendah oleh tengkulak jelang nataru. (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

“Kalau di sini beli Rp 15.000 terus menjual di pasar Rp25.000 maka tengkulak bisa dapat untung tiga kali lipat,” ucapnya.

Untuk mengatasi kerugian dan mencari kentungan, Muhrodi beserta petani lainnya kembali menanam cabai jelang akhir tahun. Mereka berharap pemerintah menetapkan standar harga beli cabai dan sayuran lainnya di tingkat petani sehingga tak merugikan petani.

“Kami menanam lagi biar bisa dapat untung di akhir tahun. Masa harga naik turun, kami tidak untung karena tidak ada standar harga pembelian di tingkat petani. Tolong jangan rendahkan petani,” katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Terungkap! Tersangka Korupsi Bank Jatim di Jember Bakar Kantor demi Hilangkan Dokumen

3 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

3 bulan lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

4 bulan lalu

Bus di Jember Hangus Terbakar Saat Melintas di Jalan Arwana

5 bulan lalu

Bea Cukai Jember Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar Bernilai Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal