PN Surabaya Banjir Karangan Bunga, Sindir 3 Hakim Tersangka Suap Vonis Bebas Ronald Tannur

Hari Tambayong
Gedung PN Surabaya dihiasi puluhan karangan bunga berisi kritik dan sindiran menyusul penangkapan tiga hakim terkait kasus suap vonis bebas Ronald Tannur. (Foto: Hari Tambayong).

Isi tulisan pada karangan bunga tersebut secara terang-terangan menyindir putusan bebas yang diberikan kepada Ronald Tannur, terdakwa kasus penganiayaan yang menewaskan kekasihnya, Dini Sera Afrianti. 

Masyarakat menilai putusan tersebut tidak adil dan diduga kuat adanya unsur suap dan gratifikasi.

Seorang petugas keamanan PN Surabaya yang enggan disebutkan namanya mengatakan, karangan bunga tersebut mulai terlihat pada Kamis (24/10/2024) malam. Pihak pengadilan belum mengetahui secara pasti siapa saja yang mengirimkan karangan bunga tersebut.

Adanya karangan bunga berisi kritik ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Beberapa warga yang ditemui di sekitar PN Surabaya mengatakan, bahwa karangan bunga tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap putusan yang tidak adil. 

Mereka berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi aparat penegak hukum untuk selalu bertindak jujur dan adil. "Karangan bunga ini mewakili suara hati masyarakat yang sudah muak dengan ketidakadilan. Hakim seharusnya menjadi panutan, tapi kenyataannya bisa dipermainkan. Ini sangat mengkhawatirkan bagi kami sebagai pencari keadilan," kata Ana, salah seorang warga di lokasi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
20 jam lalu

Sidang Praperadilan Bripka YML, Kuasa Hukum Serahkan 22 Alat Bukti

4 hari lalu

Massa PSHT Kepung Polrestabes Surabaya, Desak Seluruh Debt Collector Ditangkap!

6 hari lalu

Bakar Rumah dan Curi Emas Hakim PN Medan, Mantan Sopir Divonis 6 Tahun Penjara

14 hari lalu

Tok! 19 Terdakwa Penjualan Bayi ke Singapura Dihukum 6 hingga 7 Tahun Penjara

15 hari lalu

Tak Terbukti Malapraktik, Dokter Spesialis Anak RSUD Pangkalpinang Divonis Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal