Polda Jatim Pastikan Mayat Dimutilasi 6 Bagian di Malang Bukan Korban Pembunuhan

Ihya Ulumuddin
Tim Inafis dari Polda Jatim dan Polres Malang Kota, Jatim, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat yang dimutilasi menjadi enam bagian. Ditemukan sejumlah barang bukti, berupa baju dan sepanduk plastik bekas alas untuk memutilasi

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) memastikan kasus mutilasi di Kota Malang bukan pembunuhan. Tindakan keji tersebut dilakukan oleh pelaku, Sugeng Santoso, saat kondisi korban sudah meninggal dunia.

Fakta ini terungkap berdasarkan hasil uji forensik atas jasad korban. Berdasarkan keterangan dokter, korban mutilasi meninggal akibat penyakit paru-paru, bukan karena mutilasi.

“Jadi Sugeng ini bukan membunuh. Almarhum ini meninggal dulu baru tubuhnya dipotong-potong. Hasil uji forensik, almarhum ini sudah tiga hari meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (16/5/2019).

Kendati demikian, Barung memastikan bahwa antara pelaku dengan korban sempat bertemu saat masih hidup. Saat itu, kondisi korban tengah sakit.

“Nah, oleh Sugeng ini, almarhum dibawa ke atas (Lantai II Pasar Besar). Tetapi akhirnya almarhum meninggal dunia. Baru setelah tiga hari, almarhum ini dimutilasi,” ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
22 jam lalu

5 Personel Polda Jatim Masuk Kontingen Garuda Bhayangkara FPU 8 Minusca, Siapa Saja?

1 hari lalu

5 Personel Polda Jatim Gabung FPU 8 Minusca, Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

1 hari lalu

Identitas Jasad Pria Terdampar di Pantai Garongan Terungkap, Warga Bantul yang Hilang

2 hari lalu

Kulonprogo Geger! Nelayan Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Garongan

4 hari lalu

Sertijab Polda Jatim, Ini Daftar Lengkap 5 Kapolres dan 1 Kabid TIK yang Diganti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal