Ponpes Alfurqon Lamongan Dibakar, Muhammadiyah Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku 

Lukman Hakim
ilustrasi kebakaran

"Ya wajar kami tidak punya CCTV (kamera pengintai). Lokasi pondok ini ada di desa. Tapi kami yakin polisi memiliki kemampuan dan keterampilan untuk mengungkap kasus ini," ujarnya. 

Lebih jauh Biyanto meminta pada aparat kepolisian untuk membuka garis polisi atau police line di sekitar lokasi pembakaran. Sebab, pihaknya berencana melakukan perbaikan. Dengan begitu, proses pembelajaran bisa kembali dilakukan. 

"Pondok pesantren tidak bisa melakukan pembelajaran daring karena keterbatasan fasilitas," katanya. 

Saat ini, dari 67 santri, kata dia, sebagian besar berada di rumah orang tuanya. Banyak santri yang masih trauma akibat asrama mereka dibakar. Bagi yang trauma, akan mendapatkan pendampingan trauma healing dari Universitas Muhammadiyah (UM) Sidoarjo. 

"Para santri masih trauma kembali ke pondok. Mereka khawatir ketika di pondok dan sedang istirahat, asrama mereka kembali dibakar," ujarnya. 

Diketahui, dalam aksi pembakaran pada Jumat (1/1/2021) yang menjadi sasaran yakni asrama santri laki-laki. Kejadian yang kedua, pada Jumat (8/1/2021) yang dibakar adalah asrama santri putri. Sasarannya sama, yakni rak sepatu, sepatu serta puluhan timba untuk mencuci pakaian para santri.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

5 hari lalu

Buntut Ratusan Santri Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Ditutup

20 hari lalu

Polsek Asologaima Papua Ditembaki OTK saat HUT ke-81 RI, 10 Selongsong Peluru Disita

20 hari lalu

Viral Belasan Pohon di Cikutra Bandung Dikuliti OTK, DLH Turun Tangan

30 hari lalu

Identitas 2 Korban Penembakan OTK di Festival Lembah Baliem Papua, Begini Kondisinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal