“Jadi pasien-pasien lain tidak perlu khawatir terkontaminasi Covid-19. Karena ruangan sudah terpisah dan didesain sedemikian rupa, sehingga aman dan terlindungi,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU ini.
Tak hanya itu, dengan pola yang disiapkan, tenaga kesehatan (nakes) yang memberikan layanan pada para pasien Covid-19 juga bisa terproteksi. Salah satunya bilik yang disiapkan bagi nakes untuk melakukan layanan swab.
“Jadi poinnya, para nakes bisa terproteksi, demikian pula dengan pasien nonCovid-19 yang membutuhkan layanan kesehatan juga terproteksi,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSSA Malang, Kohar Hari Santoso menyampaikan, kapasitas bed di ruangan ini tersedia sebanyak 92 unit. Saat ini, semua ruangan tengah disempurnakan.
"Saat ini, kami terus mempersiapkan dan minggu depan sudah siap kami operasionalkan. Jadi, pasien tidak perlu takut untuk periksa di sini. Karena kami telah memisahkan ruang pelayanan dan perawatan bagi pasien Covid-19 dan nonCovid-19,” katanya.