Rutan di Gresik Pasang Alat Fingerprint untuk Deteksi Pengunjung dan Cegah Napi Kabur

Sindonews.com
Ashadi Iksan
Kepala Pelayanan Rutan Anis Handoyo (tengah) saat memberikan keterangan bersama dua pejabat Rutan kelas IIB Banjarsari, Cerme, Gresik. (Foto: SINDOnews/Ashadi Ik)

GRESIK, iNews.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB, Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur (Jatim) memperketat penjagaan terhadap para narapidana dengan memasang alat fingerprint. Sistem pengamanan ini diterapkan untuk mendeteksi siapa saja pengunjung yang masuk dan keluar.

Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Cerme, Zulfikar mengatakan, pengetatan pengamanan ini dilakukan agar tahanan tidak kabur. Dalam sehari, pengunjung rutan yang datang mencapai 80 sampai 100 orang.

“Jumlah itu terus naik kalau memasuki masa liburan seperti Sabtu dan Senin, bisa membeludak hingga 200 orang,” katanya, Kamis (27/2/2020).

Pengamanan ini tidak hanya bertujuan mendeteksi pengunjung nanum mengantisipasi terjadinya tahanan yang kabur dan penyelundupan barang terlarang.

“Pembuatan standar operasional prosedur (SOP) sudah tuntas. Progresnya sudah sekitar 65 persen,” kata dia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

57 tahun lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

57 tahun lalu

Mobil Listrik Hangus Terbakar di Gresik, Picu Kepanikan Pengguna Jalan

57 tahun lalu

Razia Miras di Gresik Jelang Ramadhan, Puluhan Botol dan Sejumlah Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Lamongan Gempar! Ayah Pukul Anak Kandung Pakai Tabung LPG saat Tidur hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal