Santri Blitar Dibacok Celurit Temannya, Diduga karena Saling Olok

Solichan Arif
Santri di Blitar dibacok celurit temannya. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Diduga karena jengkel, pelaku tiba-tiba menyambar clurit dan spontan membacok tangan korban. Pertikaian itu sontak membuat heboh seisi pesantren.

Mengetahui kondisi tangan anaknya yang menderita luka bacok, orang tua korban memutuskan melapor ke kepolisian. “Ibu korban melapor ke Mapolres Blitar,” kata Tika.

Dalam pemeriksaan, petugas mengamankan baju koko warna hitam putih milik korban sebagai alat bukti. Korban juga dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar untuk menjalani perawatan luka yang diderita sekaligus dilakukan visum.

Menurut Tika, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan. Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengurus pondok pesantren.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Kakak Ipar, Korban Sempat Jabat Tangan Pelaku

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Konvoi Bawa Celurit dan Pedang, 4 Anggota Geng Motor Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal