Semburan Gas Belerang Gunung Bromo Rusak Tanaman Pertanian Warga

Hana Purwadi
Tanaman stroberi milik warga di lereng Tengger, Probolinggo rusak akibat terpapar semburan gas belerang Gunung Bromo. (Foto: MNC Portal/Hana Purwadi)

Gas belerang yang keluar pada malam hari, kata dia, biasanya disusul dengan munculnya embun upas akibat cuaca ekstrem.

Embun upas merupakan sebutan warga Tengger untuk embun yang mengkristal di dedaunan. Setelah terkena kabut belerang dan embun upas, tanaman dipastikan perlahan mati.

“Cirinya , bagian belakang daun stroberi yang menghitam tidak wajar. Serta bagian tepi daun yang mulai mengering,” kata petani Desa Jetak ini.

Selain stroberi, tanaman pertanian lainnya seperti kentang dan kubis milik warga juga mengalami hal yang sama. 

“Yang bisa bertahan hanya bawang pre (bawang daun). Karena bentuk daunnya runcing ke bawah,” ucap Kermat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 hari lalu

Karhutla Gunung Bromo Padam usai 12 Hari Operasi, 1.120 Hektare Lahan Terdampak

11 hari lalu

Karhutla Bromo Makin Kritis, 1.500 Petugas Gabungan dan 3 Helikopter Dikerahkan

11 hari lalu

Karhutla Bromo Merembet ke Seruni Point Probolinggo, Spot Wisata Ditutup

13 hari lalu

Fenomena Godzilla El Nino Perparah Karhutla di Bromo hingga Palangka Raya

13 hari lalu

Hari ke-9 Karhutla Bromo, Satgas Targetkan Pekan Ini Padam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal