Semburan Gas Belerang Gunung Bromo Rusak Tanaman Pertanian Warga

Hana Purwadi
Tanaman stroberi milik warga di lereng Tengger, Probolinggo rusak akibat terpapar semburan gas belerang Gunung Bromo. (Foto: MNC Portal/Hana Purwadi)

Akibat serangan kabut belerang ini, Kermat mengalami kerugian sampai puluhan juta rupiah. “Hampir mencapai sekitar Rp25 juta lebih. Biaya sebesar itu untuk perawatan tanaman stroberi. Mulai dari pemupukan, semprot air dan lain sebagainya,” katanya.

Kepala pos Pantau Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Cemoro Lawang, Wahyu Andrian Kusuma menegaskan, kabut belerang merupakan hasil aktivitas magma di dalam perut Gunung Bromo. 

Bagi masyarakat dan wisatawan yang datang, diimbau selalu menggunakan masker. Ketika tercium bau belerang. 

"Guna mengantisipasi dampak yang timbul akibat mengirup gas belerang itu masyarakat dan wisatawan selalu memakai masker," ujar Wahyu.

Meski demikian, wisatawan dan masyarakat tidak perlu khawatir. Sampai sejauh ini, status Gunung Bromo masih di level II waspada. Dengan jarak aman satu kilometer dari pusat kawah. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 hari lalu

Karhutla Gunung Bromo Padam usai 12 Hari Operasi, 1.120 Hektare Lahan Terdampak

11 hari lalu

Karhutla Bromo Makin Kritis, 1.500 Petugas Gabungan dan 3 Helikopter Dikerahkan

11 hari lalu

Karhutla Bromo Merembet ke Seruni Point Probolinggo, Spot Wisata Ditutup

13 hari lalu

Fenomena Godzilla El Nino Perparah Karhutla di Bromo hingga Palangka Raya

13 hari lalu

Hari ke-9 Karhutla Bromo, Satgas Targetkan Pekan Ini Padam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal