Seram, Pria di Tulungagung Koleksi Tali Pocong Jenazah yang Meninggal Selasa Kliwon

Avirista Midaada
Tali pocong jenazah koleksi Sutarji. (avirista midaada).

Dirinya ingin meluruskan stigma di masyarakat tentang kesaktian pemilik tali pocong orang yang meninggal pada Selasa Kliwon, yang ternyata tak terbukti kebenarannya. 

Biasanya menurut kepercayaan orang Jawa, orang yang meninggal pada Selasa Kliwon kuburannya harus dijaga selama 40 hari. Tujuannya agar tali pocong itu tidak dicuri oleh orang-orang tak bertanggungjawab yang ingin memiliki kekuatan mistis. 

"Saya selalu tekankan jangan percaya begituan, percaya cuma sama Allah saja. Tali pocong juga nggak ada fungsinya, percaya Gusti Allah. Ingin mematahkan stigma, mati itu wajib sudah pasti semua orang mati. Kalau ada barang gaman (tali pocong) buat hilang. Itu khayal," ujarnya. 

Mitos itu pun terbantahkan oleh Sutarji, mengingat ia juga pernah mengalami kecelakaan dan menjalani jahitan di jari kelingkingnya. "Kalau tali pocong itu membuat orang sakti, ya saya jatuh nggak apa-apa, ini jari harus dijahit, artinya ya nggak sakti, percaya cuma sama Allah saja," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

21 hari lalu

Jenazah Fahri Pendaki 16 Tahun Jatuh di Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

24 hari lalu

Bikin Haru! Ibu Meninggal Dunia, Siswa SMP di Baubau Tetap Ikut Lomba Gerak Jalan HUT RI

29 hari lalu

Kapolda Jabar Berduka, Aiptu Asep Suhara Gugur dalam Tabrak Lari di Bandung

30 hari lalu

Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal