Setelah dua pekan karantina, Aryn dan kekasihnya dinyatakan terbebas dari virus corona t dan diperbolehkan berkumpul dengan keluarga besarnya.
"Saya merasa sehat. Kami menjalani cek keselamatan setelah karantina 14 hari. Kemudian kami mendapat sertifikat sehat yang menyatakan kami bukan ancaman bagi masyarakat. Sehingga kami dapat melanjutkan hidup seperti biasa," kata Aryn.
Aryn mengaku dia tidak mengonsumsi obat khusus untuk mencegah virus corona. Bahkan, saat keluar dari hotel tidak menjalani prosedur tes SWAB sebanyak dua kali.
"Mereka tidak mengetes kami, hanya melakukan tes suhu. Setelah itu dinyatakan bersih (sehat) dan kami diperbolehkan pulang," ujarnya.
Meskipun senang bisa kembali berkumpul dengan keluarga, Aryn memastikan bakal menjalani prosedur kesehatan dengan ketat selama di rumah.
"Apa yang saya lakukan pasti sesuai dengan prosedur dan protokol rumah sakit. Jaga jarak fisik minimal 1-3 meter, dan juga selalu memakai masker dan steril tangan," ucapnya.