Jika kepala daerah berbaju ketua partai, kata Musyafak, dikhawatirkan akan berat sebelah dan mengedepankan parpol yang diikutinya. Hal ini tentu kurang etis dipandang masyarakat.
“Pasangan kepala daerah harus netral dan tak sarat kepentingan parpol tertentu. Pasangan kepala daerah jika sudah terpilih otomatis milik publik,” katanya.
Dia menambahkan, dengan sosok Emil Dardak yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketua Demokrat Jatim, pihaknya mengimbau agar tak berpartai mengingat jabatan Wagub Jatim masih melekat pada dirinya.
“Contohlah Bu Gubernur Khofifah tak berpartai aktif. Ini hanya saran kami saja agar pak wagub Jatim lebih fokus bersama bu gubernur bersinergi untuk membangun masyarakat Jatim lebih makmur,” ujarnya.
PPP merupakan partai yang mengusung pasangan Khofifah-Emil pada Pilgub Jatim 2018 lalu. Selain PPP, enam partai lain juga turut mengusung pasangan ini, yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Nasdem, PAN, Partai Hanura dan PKPI.