Tabebuya di Surabaya Akan Jadi Pelepas Penat Warga Kota

Ihya Ulumuddin
Pemandangan taman yang ditumbuhi bunga Tabebuya. (Foto: iNews/Ihya Ulumuddin).

"Bung Karno mencintai tanaman, karena masa kecilnya yang dekat dengan alam. Dalam buku otobiografinya, dikisahkan bagaimana Bung Karno di masa kecil dan teman-temannya sangat senang bila sebuah pohon tumbuh. Mereka biasa bermain dari dedaunan di pohon tersebut," katanya.

"Sewaktu dibuang ke Ende oleh pemerintahan kolonial, Sukarno menghabiskan banyak waktu untuk berpikir tentang negara di bawah pohon sukun. Ketenangan hati berada di teduhnya pepohonan membuat Sukarno mampu menelurkan banyak gagasan besar tentang republik ini," imbuhnya.

Karena itu, aneka tanaman sejenis harus diperbanyak. Apalagi bagi kota sebesar Surabaya dengan penduduk yang begitu padat. "Jumlah penduduk Surabaya 3 juta lebih. Tetapi saat siang bertambah menjadi 5 juta. Sebab, ada tambahan pekerja dari daerah sekitar. Maka, perlu banyak ruang untuk relaksasi warga," katanya.

Bagi Agatha, Ruang terbuka hijau dan penyebaran tanaman cantik di Surabaya menjadi salah satu oase bagi warga untuk melepas beragam tekanan hidup khas masyarakat urban.

"Jika tak ada ruang untuk mengambil jeda di tengah kompetisi yang keras, tingkat stres warga akan meningkat. Masyarakat menjadi tidak bahagia, keluarga tidak bahagia, ujung-ujungnya anak-anak dirugikan," kata anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Seperti diketahui, sepekan terakhir, foto jalanan di Surabaya dengan bunga berguguran bak di Jepang viral di media sosial. Bunga warna pink, putih, dan kuning itu berasal dari pohon Tabebuya dari Brazil. Pohon ini diambil dari petani di Malang dan Blitar, lantas dibudidayakan di Surabaya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
6 hari lalu

Momentum Haornas, BNI Dukung Skuad Bulutangkis Indonesia Menuju Asian Games 2026

14 hari lalu

Penampakan 4 Kura-Kura Raksasa Aldabra di KBS, Bobot 100 Kg

22 hari lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

29 hari lalu

Atraksi Pertunjukan Reog Ponorogo Ramaikan Festival Indonesia di Jepang

29 hari lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal