Sementara dua pengemudi truk yang lain, yakni Suyanto, sopir truk nopol W 9179 A dan Levin Setyawan, sopir truk nopol B 9011 TCA mengalami luka-luka. Kedua korban saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Kabupaten Gresik.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy mengatakan, proses evakuasi jenazah korban membutuhkan waktu lebih dari 10 jam karena mereka mengalami kendala mengeluarkannya dari pikap. Posisinya yang terjepit truk dan muatan truk yang terlalu berat membuat polisi harus mendatangkan sejumlah alat berat.
Petugas juga harus terlebih dahulu membongkar muatan truk yang diperkirakan berisi 16 ton bumbu masak.
“Tadi kami sudah coba tarik dengan double sling, tapi putus. Ahirnya kami mendatangkan alat berat untuk membantu evakuasi korban. Alhamdulillah sudah terevakuasi. Korban bisa kami bawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi,” ujar Ipda Yossy.
Kecelakaan maut ini juga menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalur Pantura selama leboh dari 10 jam untuk proses evakuasi. Polisi terpaksa menutup total ruas jalan nasional penghubung Kota Surabaya-Jakarta selama evakuasi korban.