Tersandung Dugaan Pelecehan Seksual Dosen, Eks Rektor Unipar Jember masih Mengajar

Avirista Midaada
Suasana di Universitas IKIP PGRI Argopuro (Foto: Istimewa/Instagram kemahasiswaan.unipar_jember)

"Saya pun minta maaf dan keluar. Tidak ada sampai ada paksaan atau lebih dari itu. Saya merasa tidak adil. Bahkan ada yang lebih berat dari saya kasusnya kok tidak diproses," ucapnya. 

Dirinya juga mengaku legowo mengundurkan diri sebagai rektor Unipar atas tindakan dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya. 

"Saya mengakui khilaf dan sudah meminta maaf kepada yang bersangkutan (korban). Diminta mundur saya tidak masalah, monggo silakan itu wewenang PPLP. Tapi apakah PPLP sudah siap mencari pengganti saya. Ini kan Unipar sedang toto-toto (menata sistem pendidikan dan administrasi)," katanya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 hari lalu

Eks Pimpinan Ponpes Lombok Tengah Ditetapkan Tersangka Pelecehan Santriwati

9 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lumajang, Getaran Terasa hingga Blitar dan Malang

23 hari lalu

Demo Rektor UINSA Surabaya Memanas, Mahasiswa Segel Gerbang hingga Kuliah Lumpuh

27 hari lalu

Bakar Ban, Mahasiswa dan Dosen UINSA Surabaya Demo Tolak Rektor Terpilih

28 hari lalu

Demo Tolak Rektor Incumbent 2 Periode di UINSA Ricuh, Mahasiswa Bakar Ban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal