Tragedi Kanjuruhan, Aremania Desak Hentikan Upaya Intimidasi Korban dan Keluarga

Avirista Midaada
Tim Pencari Fakta (TPF) Aremania meminta upaya intimidasi korban dan keluarga tragedi Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada)

MALANG, iNews.id - Tim Pencari Fakta (TPF) Aremania meminta agar polisi tak mengintimidasi korban tragedi Kanjuruhan dan keluarganya. TPF menerima laporan dari keluarga yang diminta untuk tidak melanjutkan upaya lebih lanjut.

“Permintaan mereka agar keluarga korban, tidak melakukan upaya lebih lanjut dalam peristiwa ini itu bisa kita klasifikasikan sebagai bentuk intimidasi," kata Sekjen Kontras, Andy Irfan yang mendampingi TPF Aremania, Jumat (14/10/2022) malam.

Dia mengatakan, sejumlah keluarga mengaku didatangi anggota Polres Malang. Meski tak ada kekerasan, namun ada upaya agar keluarga tak meneruskan upaya lebih lanjut.

"Saya dan kawan-kawan meminta kepolisian agar berhenti melakukan segala upaya untuk mengaburkan fakta, mengintimidasi korban, membangun opini, dan seterusnya," katanya.

Mewakili Aremania, dirinya meminta Kapolri menjadikan tragedi Kanjuruhan sebagai momentum pembenahan profesionalitas aparat kepolisian.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Ricuh 2 Kubu Suporter di Pasuruan Jelang Derby Jatim, Diduga Bonek dan Aremania

1 tahun lalu

Polisi Buru Suporter Arema Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan

1 tahun lalu

7 Fakta Aremania Lempari Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Tak Diduga

2 tahun lalu

Penyebab Bentrokan Suporter Armemania-Persikmania, Kapolsek Luka Kena Lemparan Batu

2 tahun lalu

Polemik Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Ini Kesepakatan Kontaktor dan Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal