Tragedi Kanjuruhan, Aremania Desak Hentikan Upaya Intimidasi Korban dan Keluarga

Avirista Midaada
Tim Pencari Fakta (TPF) Aremania meminta upaya intimidasi korban dan keluarga tragedi Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada)

"Kita mendorong ini menjadi momentum bagi Polri, bagi Pak Kapolri, bagi seluruh perwira Polri, bagi seluruh jajaran Polri, di semua level," ujarnya.

Sebelumnya Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait tragedi Kanjuruhan telah merampungkan investigasi. Hasilnya disampaikan langsung ketua TGIPF Mahfud MD kepada Presiden Joko Widodo.

Ada tiga poin penting terkait suporter Aremania.

Pertama, TGIPF menyebut para suporter mengabaikan larangan untuk memasuki area lapangan Stadion Kanjuruhan. "Termasuk larangan dalam melempar flare ke dalam lapangan," bunyi kesimpulan keenam TGIPF, dikutip Jumat (14/10/2022).

Kedua, TGIPF juga mengatakan para suporter melakukan tindakan dan melontarkan ucapan yang bernada provokatif terhadap aparat keamanan.

Ketiga melakukan tindakan melawan petugas. Hasil temuan TGIPF, Aremania terbukti melempar petugas dengan benda benda keras, dan melakukan pemukulan terhadap pemain cadangan Arema dan petugas.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Ricuh 2 Kubu Suporter di Pasuruan Jelang Derby Jatim, Diduga Bonek dan Aremania

1 tahun lalu

Polisi Buru Suporter Arema Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan

1 tahun lalu

7 Fakta Aremania Lempari Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Tak Diduga

2 tahun lalu

Penyebab Bentrokan Suporter Armemania-Persikmania, Kapolsek Luka Kena Lemparan Batu

2 tahun lalu

Polemik Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Ini Kesepakatan Kontaktor dan Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal