Ungkap 22 Persen Mahasiswa Unej Jember Terpapar Radikalisme, Ketua LP3M Dicopot

Bambang Sugiarto
Mahasiswa Unej Jember sedang berdiskusi di ruang terbuka kampus setempat. Dari hasil penelitian LP3M, sebanyak 22 persen mahasiswa di kampus tersebut terpapar radikalisme. (Foto: iNews/Bambang)

JEMBER, iNews.id - Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember (Unej) Dr Akhmad Taufiq dicopot dari jabatannya setelah memaparkan hasil penelitian tentang pemetaan radikalisme di kalangan mahasiswa kampus tersebut.

Dari hasil penelitiannya, Akhmad Taufiq menyebutkan ada 22 persen dari 15.000 lebih mahasiswa Unej yang terpapar radikalisme.

Meski demikian, Ahmad Taufiq mengaku legawa dengan kebijakan rektorat yang mencopotnya dari ketua LP3M.

"Terkait pemberhentian saya sebagai Ketua LP3M Unej, ya tidak apa-apa dan itu sah-sah saja karena pengangkatan atau pemberhentian merupakan kewenangan dari Rektor Unej," katanya ditemui di rumahnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (26/11/2019).

Dia menilai pemberhentian jabatannya merupakan hal yang wajar dan kewenangan tersebut merupakan otoritas dari Rektor Unej, sehingga dia menerima keputusan itu secara legawa.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bus di Jember Hangus Terbakar Saat Melintas di Jalan Arwana

57 tahun lalu

Bea Cukai Jember Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar Bernilai Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Tragis! Ambil Layang-Layang di Atap Gedung, Bocah di Jember Tewas Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Tabrakan Beruntun 2 Motor dan Mobil di Jember Terekam CCTV, 4 Orang Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Motor dengan Truk di Jember, 2 Perempuan Tewas Terlindas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal