Kerusakan kendaraan terutama terlihat pada bagian bodi dan kaca spion. Polisi menduga kerusakan tersebut terjadi akibat kuatnya getaran yang ditimbulkan saat ledakan.
Selain menyebabkan kerusakan bangunan dan kendaraan, peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab pasti ledakan. Tim gabungan, termasuk Laboratorium Forensik (Labfor), telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, informasi awal menyebut terdapat aktivitas memasak di salah satu ruko sebelum ledakan terjadi.
“Berdasarkan informasi awal terdapat aktivitas memasak salah satu ruko sebelum terjadi ledakan dan diduga ledakan disebabkan akibat tabung gas elpiji,” kata Jules.