Selama berada di kawasan Terminal Kertajaya, Edi diketahui bekerja sebagai pemulung. Sebelum menjadi pemulung, korban disebut pernah bekerja sebagai kernet bus berwarna hijau yang biasa beroperasi di kawasan tersebut.
Risa menyebut korban sebelumnya juga pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya. Salah satu penyakit yang pernah disampaikan korban adalah diabetes.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. Tubuh korban kemudian dievakuasi dari lokasi.
Jenazah Edi selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Edi masih menunggu hasil pemeriksaan. Polisi juga masih melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut.