Viral Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibu saat Melahirkan, Ini Penjelasan Dinkes Bangkalan

Diwan Mohammad Zahri
Dinkes Bangkalan saat memberikan keterangan terkait viral ibu melahirkan dengan kondisi kepala bayinya tertinggal di rahim. (Foto: MPI/Diwan Mohammad Zahri)

“Hasil audit tim yakni IUFD (Intrauterine Fetal Death) atau bayi meninggal dalam kandungan kurang lebih 2 minggu. Umur kehamilan 45 minggu, lewat sekitar 4-5 minggu dari HPL (Hari Perkiraan Lahir),” ujarnya, Selasa (12/3/2024)

Dia juga mengatakan, saat datang ke Puskesmas Kedungdung, tensi darah pasien tinggi mencapai 180 sehingga hal itu membuat bayi dalam kandungan mengalami keracunan dari tubuh ibunya.

"Berat bayi 1 kilogram dan mengalami keracunan karena tensi ibunya tinggi sehingga hal itu yang menghambat perkembangan bayi," katanya.

Chotibah menambahkan, pihaknya juga melakukan audit bersama tim IUFD dan hasil audit menyatakan bayi meninggal sekitar 7 hingga 10 hari sebelum pasien tiba di Puskesmas Kedungdung pada 5 Maret lalu.

"Kondisi bayi meninggal dalam kandungan kurang lebih 10 hari," katanya.

Menurutnya, petugas Puskesmas Kedungdung sudah berusaha merujuk pasien ke rumah sakit di Bangkalan. Namun, sebelum dirujuk, pasien mengalami pembukaan dan bayi yang dalam kondisi sungsang keluar melalui jalan lahir.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
15 jam lalu

Tak Terima Ditegur, Begal Payudara di Bangkalan Bacok Suami Korban Pakai Celurit

2 hari lalu

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua

3 hari lalu

Terungkap Pemicu Sekdes Ngamuk Bawa Celurit di Bangkalan, Tersinggung Merasa Dimusuhi Warga

3 hari lalu

Sekretaris Desa di Bangkalan Ngamuk Bawa Celurit, Ancam Warga yang Hendak Lewat

6 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Bangkalan, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal