Viral Pengurus BEM UB Diberhentikan Tidak Hormat gegara Dugaan Pelecehan Seksual 

Avirista Midaada
Kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang. (Foto: Okzone/Avirista Midaada)

Namun ia memastikan tidak ada sentuhan fisik ke organ vital keempat korbannya. Hal ini sesuai dengan keterangan dari korban dan para saksi. "Hasil pemaparan kronologi serta bukti-bukti yang diserahkan pada kami, kami melihat bahwa tidak ditemukannya sentuhan fisik ke bagian sensitif korban," tuturnya.

Sementara itu, Presiden BEM Universitas Brawijaya Nurcholis Mahendra menjelaskan, sejauh ini pihaknya tengah melakukan advokasi terhadap korban, termasuk di antaranya langkah berikutnya apakah akan dilanjutkan ke ranah hukum dengan melaporkan ke ranah publik. 

"Ini belum ada kesepakatan, atau gimana keinginan dari penyintas. Tapi tindakan administrasi dan selanjutnya akan kita upayakan. Selanjutnya gimana kita membackup. Kami juga mengadvokasi penyintas sampai sejauh ini," ucap Nurcholis Mahendra, dikonfirmasi terpisah.

Menurutnya, kasus dugaan pelecehan seksual verbal dan fisik ini yang pertama di lingkungan BEM Universitas Brawijaya. Namun bila berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus terutama UB itu bukan pertama.

"Di EM pertama kali terjadi yang terbuka, karena kita tidak bisa mengadvokasikan ketika kalau nggak ada pelaporan yang masuk. Apakah ini salah satunya ya saya bilang tidak. Beberapa tahun kemarin pasti pernah mendengar di dalam lingkup UB juga, yang sedang kita advokasikan mengenai perundungan dan pelecehan seksual yang terjadi," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

22 hari lalu

Viral! Demi Konten, Sopir Truk Ugal-ugalan Melaju Zig-zag di Surabaya

1 bulan lalu

Viral! Usai Menginap 2 Tamu Hotel di Bandung Gondol 3 Televisi Terekam CCTV

1 bulan lalu

Viral IRT Ngamuk di Kantor Advokat Karawang, Pengadilan Agama dan Peradi Buka Suara

1 bulan lalu

Kasus Pelecehan Seksual, Pengacara Santriwati Minta Oknum Kiai di Pati Dihukum Kebiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal