Warga Probolinggo Ngamuk Serang Petugas Pemakaman Pasien Probable Covid-19  

Hana Purwadi
Warga menyerang petugas pemakaman jenazah Covid-19 di Probolinggo. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

Ugas mengatakan, sesuai dengan SOP, tim medis harus memberlakukan pemulasaran dan pemakamannya menggunakan protokol kesehatan.

"Pihak keluarga pun sudah diberitahu dan sepakat. Namun saat ambulans tiba di dekat lokasi pemakaman yang berdekatan dengan rumah keluarga pasien warga dan keluarganya justru berubah pikiran dan menolak untuk dimakamkan secara protokol kesehatan," katanya.

Berkaitan dengan langkah tim Satgas mengenai kejadian ini, Ugas menegaskan pihaknya masih menunggu hasil swab dari pasien M.

"Jika nanti hasil swabnya positif akan menjadi kajian khusus dari tim gakkum Covid19 . Sebab dinilai peristiwa ini menimbulkan keresaan dengan memprovokatif warga dan bisa provokator bisa dipidanakan,” katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Karhutla Bromo Makin Kritis, 1.500 Petugas Gabungan dan 3 Helikopter Dikerahkan

3 hari lalu

Karhutla Bromo Merembet ke Seruni Point Probolinggo, Spot Wisata Ditutup

4 hari lalu

Gegara Tagih Utang Rp3 Juta, Perangkat Desa di Probolinggo Dibacok hingga Terluka Parah

6 hari lalu

Karhutla Gunung Bromo Hanguskan 520 Hektare Lahan, Diduga Dipicu Perapian Warga

14 hari lalu

Minibus Tabrak Pikap di Jalur Wisata Bromo Probolinggo, 6 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal